Tuesday, December 8, 2015

Makalah Kapita Selekta Kewirausahaan Kue GATEL (Gabin Telor)

MAKALAH KAPITA SELEKTA  KEWIRAUSAHAAN
KUE GATEL (GABIN TELOR )



Oleh :
HILMAM  PRAKARSA SETIAWAN
RAHMA YUNIAR
PUPUT PUJI LESTARI
NIRA HERMAWANTI
KHOIURUN NISA’
SYAHERA BANU
WIDIYAWATI



FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2012



1. Ringkasan Eksekutif

            Usaha Kue Gabin merupakan salah satu usaha yang bergerak dalam bidang makanan ringan. Makanan ringan yang ada pada zaman sekarang sering sekali ditemukan makanan ringan yang kandungan gizinya minim. Penjelasan kandungan gizi serta cara pembuatan kue gabin akan lebih jelas dijelaskan pada pembahasan berikutnya pada bab deskripsi produk. Jika dilihat animo masyarakat, belakangan ini banyak masyarakat yang menyukai makanan-makanan ringan alternatif, maka usaha Kue Gabin ini memiliki prospek yang baik demi memenuhi kebutuhan masyarakan akan karbohidrat protein serta gizi yang lain.

            Usaha ini didirikan oleh Hilman Prakarsa Setiawan. Perbedaan produk yang dibuat dengan produk yang lain ialah kue gabin ini memiliki variasi rasa dan kandungan gizi yang cukup tinggi. Dengan modal tersebut, maka akan diperkirakan tingkat penerimaan masyarakat terhadap produk ini cukup tinggi.

            Produk ini diproduksi dalam Home Industrial,artinya produk ini diproduksi dalam industri rumahan. Industri rumahan memiliki kendala jumlah produksi yang sedikit, sehingga produk ini dijual di dalam lingkungan kampus Universitas Brawijaya. Namun tidak dengan kantin kejujuran, mengingat tingkat kejujuran masyarakat indonesia yang minim. Produk ini dijual didalam lingkungan kampus misalnya : tempat fotocopy setiap fakultas, kantin fakultas yang menjual makanan ringan, koperasi universitas dan lain-lain. Produk ini dijual dalam lingkungan kampus dengan alasan karena kampus merupakan pasar yang menjanjikan. Berangkat dari kondisi Home Industrial yang dilakukan, diharapkan dengan dukungan akan permintaan pasar bisa menjadi industri yang lebih besar.

2. Latar Belakang Usaha
2.1 Data Usaha
·        Nama Usaha                      : Kue Gatel
·        Bidang Usaha                    : Makanan Ringan
·        Jenis Produk/Jasa              : Kue Gabin
·        Alamat Perusahaan           : Jl. Sumbersari 1C no. 68
·        Nomor Telepon                 : 085791945557
                         Mulai Berdiri                        : 2012

3. Deskripsi Produk
            Kue Gabin Telor (Gatel) diproduksi demi memenuhi kebutuhan pasar akan pentingnya konsumsi karbohidrat dan protein, dengan aneka variasi yang diberikan, diharapkan produk ini bisa menjadi alternatif makanan sehat dengan harga terjangkau, selain itu akan mengikis pemikiran konsumen bahwa makan sehat berga mahal. Kue gabin pada umumnya dikonsumsi langsung atau sebagai teman makan kopi, namun Kue Gatel ini memberi variasi yang berbeda, yaitu dengan tambahan telor, sayur, daging ayam dan ikan. Hal itu akan menarik konsumenuntuk mencobanya. Pemasaran dilakukan di lingkungan kampus, cocok untuk mahasiswa-mahasiswa yang tidak sempat sarapan atau sebagai teman dikala bersantai.

3.1 Resep
·          Kue Gabin Original      20 buah
·          Tepung Maizena          2 sdm
·          Putih Telur                    1 butir
·          Gula pasir                      2 sdm
·          Garam                            1 sdt
·          Tepung terigu               2 sdm
·          Minyak goreng                       
·          Air

3.2 Cara Pembuatan
1. Membuat isi gabin yaitu dengan memcampurkan antara tepung maizena,putih telur, gula garap dan air kemudian dipanarkan hingga menjadi kental dantercampur satu sama lain.
2.  Mengoleskan adonan isi pada gabin bagian alas dan kemudian ditutup dengan gabin yang lainnya. Dicelupkan pada adonan tepung terigu, telur dan air kemudian digoreng.
3. Digoreng hingga berwarna kekuningan, selanjutnya angkat dan tiriskan. Hidangkan selagi hangat.

3.3 Biaya Produksi dan Penjualan
·          Kue Gabin Original      20 buah        : Rp 2000
·          Tepung Maizena          2 sdm             : Rp  500
·          Putih Telur                    1 butir           : Rp 1000
·          Gula pasir                      2 sdm             : Rp  500
·          Garam                            1 sdt               : Rp  100
·          Tepung terigu               2 sdm             : Rp  500
TOTAL BIAYA PRODUKSI                       : Rp 4600 untuk 10 buah kue
PENJULAN                                                    : Rp 7500 untuk 10 buah kue
KEUNTUNGAN                                            : Rp 3100 untuk 10 buah kue

4. Analisa Pasar dan Pemasaran
4.1 Target yang dituju adalah:
·        Pemilik usaha fotokopi di setiap fakultas
·        Penjual makanan ringan di kantin setiap fakultas
·        Koperasi universitas

4.2 Aksi pemasaran yang akan dilakukan:
·        Membuat brosur atau selebaran
·        Menyediakan paket sample kepada rekanan
·        Menyebar contact yang dapat dihubungi dalam bentuk telepon, SMS, PIN BBM, Yahoo Messenger, dll.

4.3 Strategi pemasaran yang akan dilakukan mencakup sebagai berikut:
·        Setiap beberapa periode, melakukan sales blitz, yaitu penawaran contoh gratis di pusat-pusat keramaian atau pada saat event-event kampus.
·        Memasarkan produk di tempat keramaian misalnya: kantin kampus, tempat fotocopy kampus, dll.

5. Analisa Sumber Daya Pendukung
5.1 Sumber Daya Manusia (SDM)
Rencana perekrutan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk Usaha Kue Gabin akan dilakukan terhadap tenaga kerja lokal di lingkungan kampus Universitas Brawijaya. Diutamakan untuk tenaga kerja yang berpengalaman di bidang makanan untuk menjamin kualitas hasil produksi.

Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha adalah sejumlah 15 orang termasuk jajaran pengurus (seperti pada bagan struktur di atas). Jumlah ini masih mungkin bertambah seiring peningkatan permintaan pasar.

5.2 Sarana Distribusi
Sarana distribusi akan ditangani sendiri oleh Kue Gabin, tanpa melibatkan pihak ketiga (misal, jasa ekspedisi). Direncanakan, perusahaan akan memiliki 1 unit motor yang akan digunakan untuk keperluan pengiriman hasil produksi ke masing-masing distributor.

Perusahaan akan melakukan negosiasi dengan pihak pemasok, agar bahan-bahan yang dibutuhkan dikirimkan langsung oleh pemasok ke lokasi produksi. Sehingga perusahaan tidak mengeluarkan biaya tambahan untuk transportasi pembelian bahan-bahan.

6. Analisa Dampak dan Resiko Usaha
Dampak positif yang ditimbulkan antara lain:
·        Pendayagunaan tenaga kerja lokal (menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar).
·        Memberikan contoh nyata cara melakukan wirausaha terhadap warga sekitar.
·   Memperkenalkan makanan ringan sehat berupa kue gabin yang memiliki rasa yang bervariasi dan kandungan gizi yang tinggi.

Selain memiliki dampak positif,  perusahaan  pun dapat menghadapi beberapa resiko, anatara lain:
·        Kenaikan mendadak harga bahan-bahan mengakibatkan perusahaan mengalami penurunan omzet.
·    Produk baru dapat dengan mudah mendapatkan saingan serupa. Tantangan utama akan datang dari usaha-usaha yang memiliki modal lebih besar, dimana mereka dapat melakukan pembelian bahan-bahan secara lebih murah dengan grosir.

·        Berkurangnya minat pasar apabila tidak dilakukan inovasi yang terus-menerus.

No comments:

Post a Comment